Langsung ke konten utama

Ndemi Ku Kita (Media Documentation) #1

Link: http://hot.detik.com/hot/art/3014914/3-koreografer-muda-beraksi-di-dkj-choreolab
3 Koreografer Muda Beraksi di DKJ ChoreoLabDKJ Choreo-Lab
Jakarta - Memasuki tahun kedua, Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali menyelenggarakan DKJ ChoreoLab: Process in Progress #2. Tiga koreografer muda terdaftar akan tampil pada 11 September 2015 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki pukul 19.30 WIB.

Program yang merupakan pengembangan tari dari tahun sebelumnya memetakan tari hingga akhir 1970an. Tahun ini, tiga koreografer muda tersebut adalah Ari Ersandi (Yogyakarta) dengan karya 'PINTU MeNUSIa', Gintar Pramana Ginting (Jakarta) dengan karya 'Ndemi Ku Kita', dan Moh. Hariyanto (Surabaya) dengan karya 'GHULUR'.

Simak: Sleman Gelar Festival Ketoprak 2015 

Mereka terpilih melalui proses lokakarya di Studio Hanafi Depok yang digelar 2-4 Juni lalu. Sebagai fasilitator adalah pengampu Suprapto Suryodarmo, pencipta sistem gerak
Amerta dan perupa Hanafi. Lawe Samagaha, seorang komposer dan juga Ines Somellera, aktor dan pengajar yoga juga diboyong ke ‘laboratorium’ untuk memberikan tambahan materi.

Kemudian, mereka kembali ke kotanya masing-masing dan merespons materi. Di Jakarta ditemani oleh pengampu Zen Hae, Yogyakarta oleh M.N Qomaruddin, dan Hariyanto yang di Surabaya.

Komite Tari DKJ, Sukarji Sriman mengatakan program unggulan ini adalah hasil evaluasi tahun lalu. "Programnya tidak hanya berbentuk pementasan tapi juga didahului oleh pengembangan dan pembelajaran dari ide, gagasan, dan pola pikir penciptaan karya bagi koreografer muda," katanya.

Pagelaran ini diselenggarakan juga untuk memetakan potensi koreografer yang ada di Indonesia dan menjadi wadah untuk mengkritisi praktik koreografi di tempatnya masing-masing. Format 'laboratorum' juga sebagai fokus utama bukan produk terakhir yang dihasilkan para penata tari ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tari Kreasi Karo "Mejuah-Juah" (Cililitan Cup IV) 2014

Tari Kreasi "Mejuah-Juah" merupakan salah satu kreasi tari baru garapan koreografer Gintar Pramana Ginting yang mencoba menginterpretasikan makna dari lirik lagu ciptaan Alm. Djaga Depari yang dinyanyikan oleh Juliana br. Tarigan bersama Alasen Barus. Karya tari kreasi Karo ini diciptakan sebagai materi untuk mengikuti lomba seni tari dalam acara Cililitan Cup IV yang di prakarsai oleh Permata GBKP Runggun Cililitan Jakarta. Sinopsis: Kebersamaan dalam makna "Mejuah-Juah". Menjadi berkat bagi kita. Sebagai pemersatu dalam ikatan kekeluargaan. Ersurak Mejuah-Juah!  Musik: "Mejuah-Juah" Cipt. Alm. Djaga Depari Voc. Juliana br. Tarigan & Alasen Barus Penata Tari: Gintar Pramana Ginting Penari: Lia Natalia, Egi Prisilia, Ribka, Etha Torong, Lia Natalia br. Tarigan, Kenny br. Tarigan, Edho Surbakti, Andre Sebayang, Gerry, Ardianta, Yudi Tarigan Clip: Adegan Penutup Clip: bagian landek patam-patam...

Choreo-Lab 'Process in Progress', "Ndemi Ku Kita" karya Gintar Pramana Ginting

Jakarta Arts Council Present Choreo-Lab 'Process in Progress' #2 "Ndemi Ku Kita" -Sebagai Pelengkap di antara Aku dan Kita" Koreografer: Gintar Pramana Ginting Dokumentasi Proses Latihan

"SORA MIDO" #PrayForSinabung

"SORA MIDO" #PrayForSinabung Karya Widya Ayu Trisna Sora Mido yang memiliki arti suara rintihan merupakan sebuah karya tari yang terinsipirasi dari kejadian nyata. Sebuah cerita mengenai perjuangan seorang ibu kepada anaknya di tengah bencana letusan gunung Sinabung yang semenjak hampir lima tahun masih terus bergejolak hingga saat ini. Sora Mido berangkat dari nafas tradisi suku Karo yang kemudian di kembangkan menjadi sebuah garapan karya tari kontemporer. Karya tari ini diciptakan sebagai salah satu materi ujian akhir untuk meraih gelar Strata Satu (S1) pada Program Studi Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Kesenian Jakarta. . Karya tari ini di pentaskan pertama kali pada hari Selasa, 28 Agustus 2015 di Gedung Tari lt.3 FSP IKJ pada hari. Penari: Gintar Pramana Ginting, Yusuf Purnama, Festi Fayara Putri, Densiel Prismayanti Lebang,, dan Ismay. Pemusik: Arif Susanto dan Yoel Kaban Artistik: Paulizki Project Officer: Deddy Hendrawan Produksi: Pur...