Langsung ke konten utama

Macau CNY 2014 Parade

Macau Chinese New Year Parade 2014 merupakan acara rutin yang di selenggarakan oleh Macau Governmen Tourist Office dalam memeriahkan Upacara Tahun Baru Cina di Macau. Tahun ini juga merupakan kesempatan pertama bagi Indonesia sebagai tamu kehormatan dan kesempatan luar biasa bagi Group Kesenian Gintarting Arts Perfirmance yang terpilih menjadi Group Kesenian yang mewakili Indonesia sebagai salah satu peserta yang memeriahkan Macau CNY 2014 Parade yang berlangsung pada tanggal 2 Februari 2014.








Konsep parade yang dibawakan oleh Group Gintarting Arts Performance berangkat dari kekeluargaan dan kebersamaan masyarakat Suku Karo di kampung halamannya, Taneh Karo Simalem.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ekplorasi Gerak Rasa Jawa

Eksplorasi Gerak Rasa Jawa Tarian Ekplorasi Gerak Rasa Jawa ditampilkan sebagai salah satu bagian dari acara Gebyar Sastra Pemuda 2011 yang diselenggarakan oleh Komunitas Bara teater di Gedung Kesenian Miss Tjitjih Jakarta Pusat. Gerak tari tercipta dari sebuah improvisasi dengan rasa dan gerak tari jawa yang halus dan lembut. Saling bertukar respon dengan lantunan musik menghadirkan alunan gerak dan tari yang saling melengkapi.

Ndemi Kita "Sebagai Pelengkap di Antara Kita"

Ndemi Kita -Sebagai Pelengkap di Antara Kita- Karya: Gintar Pramana Ginting Penari: Widya, Faradilia, Gintar, Vanessa, Yusi Gina, Mitae, Dije Pemusik: Jessie Faisal, Danisjwara Dw Sinopsis: Semua berasal dari sebuah proses dan pembelajaran. Apa yang kita tanam tentu itu yang akan kita tuai. Aku ada karena engkau ada tercipta untukku.

"NDEMI KITA"

Sebagai Pelengkap di Antara Kita Sinopsis: Semua berawal dari sebuah proses dan pembelajaran. Apa yang kita tanam, tentu itu yang akan kita tuai. Aku ada karena engkau ada tercipta untukku. Penata Tari: Gintar Pramana Ginting Penari: Andintan Mitayani Faradilia Sarfiani Gintar Pramana Ginting Iman Siti Khadijah Vanesha Widya Ayu Trisna Yusindar Regina Pemusik: Danisjwara Djokowidodo Jessie Faisal Karya tari "Ndemi Kita" terinspirasi dari filosodi " endi-enta" yang di kenal dalam lingkup budaya masyarakat Suku Karo di Tanah Karo Simalem. Filosofi tersebut memberi terlebih dahulu, maka kemudian akan menerima. Memiliki makna bahwa, ketika kita memberikan yang terbaik, maka kita akan mendapatkan balasan yang lebih baik. Begitu pula dengan sebaliknya, ketika kita memberikan yang tidak baik, maka kita akan mendapatkan balasan yang jauh lebih tidak baik lagi. "Ndemi Kita" merupakan sebuah garapan ko...